Jumat, 10 Maret 2017

SAKIT
Sakit itu meski tidak enak, sebetulnya itu suatu anugrah, suatu yang dapat mencegah suatu petaka yang lebih besar. Bayangkan kalau kita tertusuk jarum atau tergores pisau dan tidak merasa sakit maka mungkin kita diam saja dan tau-tau jari kita sudah putus.  Sakit itu juga hanya suatu gejala dari suatu yang tidak beres dari organ tubuh kita, suatu pertanda minta perbaikan. Sakit kepala misalnya penyebabnya dapat banyak sekali dan harus dicari apa penyebabnya. Biasanya kalau sakitnya tidak parah kita makan saja obat peredah sakit, atau nama ilmiahnya obat ANALGESIK, tapi kalau penyebabnya serius setelah hilang pengaruh analgesic obatnya. maka sakitnya akan terasa kembali.
Kalau sakitnya itu disebabkan oleh organ tubuh kita yang tidak bekerja semestinya, sebaiknya  usahakan dahulu supaya bekerja normal kembali. Tapi kalau  sakitnya disebabkan oleh sesuatu benda asing, bakteri misalnya, bakterinya itu harus kita usahakan dihilangkan. Kita harus mencari dengan cara apa supaya bakterinya mati tapi sel tubuh yang dihinggapinya tidak ikut mati, jadi tak mungkin kita pakai semacam bom untuk membunuhnya. Untung ditemukan senyawa Sulfa yang dapat menipu bakteri, hingga jika senyawa sulfa tersebut terambil oleh bakteri, bakteri itu tidak dapat lagi mengambil PABA (para amino benzoik acid) yang merupakan zat mutlak untuk berkembang biaknya bakteri, jika  bakterinya tidak dapat berkembang biak,  tinggal tunggu waktu ajalnya saja.  Karena umur bakteri umumnya hanya 3 -5 hari. Sekitar tahun 40 -an, popular sekali pemakaian sulfa tersebut, bahkan tantara sekutu selalu dibekali Sulfanilamide, suatu puder, sebagai obat luar untuk luka-luka. Untuk infeksi di-lambung dan liang usus dipakai Sulfa yang tidak larut dalam air,(tidak diserap darah) Sulfaquanidine, hingga sisa obatnya dibuang lagi melalui kotoran lewat dubur.  Kalau infeksinya organ tubuh dibagian dalam  diperlukan Sulfa yang lebih mudah larut dalam air seperti Sulfadiazine atau Sulfadiazole (Cibazol, kalau buatan Ciba) dan biasanya memerlukan waktu yang agak lama, dan ini membuat kerja ginjal menjadi berat, dan bisa saja penyakitnya sembuh tapi ginjalnya jadi rusak, meski dokternya selalu mengingatkan selama memakai Sulfa harus banyak minum air.
Untung saja tidak lama setelah ditemukan Sulfa, ditemukan Antibiotik sebagai obat. Ini sekitar tahun 1942, tapi sebetulnya pada tahun 1929, Alexander Flaming sudah menemukan jamur yang dapat bekerja sebagai antibiotic, cukup lama mengalami percobaan dan pengujian baru th ’42 resmi dinyatakan sebagai obat.  Penisilin sebagai antibiotic yang pertama ditemukan, dan ini mengalami masa kejayaannya beberapa lama, dan kerjanya dapat menembus dinding sel dan mengacaukan metabolismenya bakteri, hingga mati. sampai suatu saat ditemukan ada orang yang tidak tahan terhadap Penisilin. Kejang-kejang bahkan pingsan, atau kalau ringan sekujur badan jadi merah-merah dan gatal-gatal, ini suatu reaksi badan yang tidak tahan terhadap penisilin, Alergi namanya. Ternyata gejala ini, terjadi hanya pada sebagian orang saja, hingga pengobatan jalan terus, hanya saja pemberiannya lebih hati-hati, kalau perlu dites dahulu pasiennya alergis tidak terhadap Penisilin.
Ditemukannya Amoksisilin dan Ampisilin suatu senyawa segolongan dengan Penisilin (sama-sama dari golongan beta-laktam), yang kerjanya lebih baik, suatu harapan baru dalam pengobatan, tapi ternyata sifat membuat orang alergi-nya tetap sama. Hingga ada ketentuan dari Balai POM, pembuatan obat golongan beta-laktam ini harus dilakukan dalam gedung yang seluruhnya terpisah dari gedung pembuat obat-obat lainnya (termasuk pekerjanya dan pakaian dan kantin makannya). Ini untuk mencegah obat-obat lainnya tidak terkontaminasi dari debu obat beta-laktam, Karena diketahui bahwa debu yang sedikit itu, alergi itu dapat terpicu. Tapi biar bagaimanapun antibiotik beta-laktam ini tetap disukai sampai sekarang dibandingkan antibiotik lainnya.
Terpacu  oleh antibiotik beta-laktam, pencarian antibiotik jenis baru jadi sangat giat sekali dan banyak ditemukan antibiotik yang hebat, tapi selalu ada saja kerja ikutannya yang tidak meng- enak-kan. Dari sekian banyak antibiotik yang ditemukan hampir tidak ada yang universal (broad spectrum) dan menyembuhkan segala penyakit. Hingga harus mengandalkan pengalamannya dokter, penyakit apa harus dengan antibiotic apa yang paling tepat.
Kalau bakterinya lebih besar, golongan protozoa namanya, pengobatannya harus tersendiri Karena antibiotic tidak mempan. Seperti Amuba dysentri, dahulu sangat popular dengan Enteroviofom, tapi kemudian ternyata menyebabkan keracunan dan dilarang beredar. Malaria misalnya yang disebabkan oleh Plasmodium, yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles, harus dengan Kinine.  Indonesia cukup bangga mempunyai pabrik Kina di Bandung (BKF, Bandungsche Kinine Fabrik) dengan perkebunan kinanya di Lembang. Malaria sekarang disamping kinine ada obat lain yang lebih canggih.
Lain lagi dengan VIRUS, bentuk tubuhnya sedemikian kecilnya hingga tidak dapat dilihat dengan mikroskop biasa, (baru terlihat dengan mikroskop electron) Tidak dapat berdiri sendiri tapi masuk kedalam sel tubuh kita dan menyatu dengan DNA sel tubuh kita atau RNA kalau dalam tumbuhan. Membunuhnya jadi makin susah. Virus Flu belum ada obatnya, tapi kalau istirahat yang cukup saja, dalam beberapa hari saja akan sembuh sendiri. Obat Flu yang beredar hanya untuk meringankan gejalanya saja, panas badan, pusing dll. Ditemukan vaksin untuk flu, tapi karena jenis flu banyak sekali macamnya, jadi pemakaiannya tidak populair. Virus cacar air (Varicella zoster) biasanya menyerang anak-anak, dan biasanya gejalanya saja yang dikurangi, dalam 14 hari dapat sembuh sendiri, bahkan bagi mereka yang pernah dapat cacar air, seumur hidup tidak akan kena lagi, Karena tubuhnya sudah mempunyai antibody untuk menolaknya. Cacar Ular (Herpes zoster) agak gawat mungkin perlu dibantu dengan obat Aceclovir. Yang lebih gawat lagi ialah virus yang menyebabkan Hepatitis, polio, dan HIV, perlu penanganan yang lebih serius.
Kalau bakteri, virus dll itu datangnya dari luar tubuh, ada lagi penyebab sakit itu dari sel tubuh kita sendiri. Serupa dengan suatu negara bisa saja suatu golongan masyarakat, merasa tidak puas dengan pimpinan pusat, dan menyatakan ingin hidup bebas merdeka, tidak patuh lagi dengan printah pusat. Jadi penyebab sakit itu asalnya sel tubuh kita sendiri yang hidupnya maunya sendiri, sel ini yang kita kenal sebagai sel kanker. Penyebabnya sampai sekarang masih belum diketahui secara pasti, siapa provokatornya. Diduga kalau ada rangsangan pada suatu tempat yang terus menerus misalnya asap rokok pada paru-paru, ini yang menyebabkan Kanker. Tapi inipun tidak disetujui sepenuhnya karena banyak pengecualiannya. Pengobatannya terpaksa, dioperasi, dibuang bersama sebagian sel tubuh kita, atau dibunuh dengan Penyinaran, konsekuensinya sebagian sel tubuh kita ikut terbunuh. Yang paling ringan dengan diberi Kemoterapi. Yang sering terjadi tindakan tsb diatas kurang bersih, dan beberapa lama kemudian tumbuh lagi dan menyebar ketempat lain hingga susah untuk dioperasi yang kedua kalinya.
Dari pengalaman, dan ini belum dibuktikan secara ilmiah, sel kanker itu dapat mati jika tidak mendapat karbohidrat. Padahal dalam kehidupan, karbohidrat, lemak dan protein merupakan 3 unsur yang mutlak diperlukan. Karbohidrat sebagai sumber energi, lemak untuk mencernakan  bahan-bahan yang tidak larut dalam air, dan protein untuk membangun jaringan tubuh. Karbohidrat itu merupakan sumber energi yang paling bersih karena hasil oksidasinya, yang menghasilkan energi dan sisanya hanya air dan CO2, sedang lemak dapat menghasilkan cholesterol dan protein menghasilkan  senyawa keton, yang mungkin bersifat racun terhadap tubuh.
Karbohidrat setelah masuk kedalam tubuh segera diubah menjadi unitnya yang terkecil, Glucosa. (unit kecil lainnya memerlukan pengubahan menjadi glucose dahulu dan perlu waktu) Seberapa banyakpun glukosa yang dimakan akan diubah dengan bantuan Insulin menjadi glycogen (dalam waktu kurang lebih 2 jam) dan disimpan dalam hati atau dibawah kulit sebagai cadangan. Lain halnya kalau produksi Insulinnya kurang maka kadar gula darahnya akan menaik. Kalau berpantang karbohidrat secara total dan ketat maka akhirnya yang dibakar adalah lemak, karena tidak ada lagi karbohidrat,  ini dapat menghasilkan sisa reaksinya berupa senyawa Keton, yang dapat bersifat racun bagi tubuh. 
Kalau maksudnya ingin membuat tubuh kita bebas dari karbohidrat (semaksimal mungkin), tidak dapat sekali gus tapi harus dengan latihan bertahap beberapa bulan. Kalau ini berhasil, bukan saja sel kanker akan mati,( katanya), penderita diabetes juga akan sembuh karena pancreas-nya tidak perlu harus menghasilkan banyak insulin lagi. Demikian juga penderita alergis, epilepsy dan autoimun serta ganguan organ tubuh lainnya.  Yang penting  dari diet umum, Karbohidrat 60 – 70 %, Protein 25 – 30 %, Lemak 10 – 15%  dilatih menjadi diet Ketogenik dengan Karbohidrat 5 – 10 % Protein 15 – 20% dan Lemak 75 – 85%.  Dan keseimbangan mineralnya juga harus dijaga.
Tatang J. Iskandar


Rabu, 02 November 2016

WARNA
Kalau kita lewatkan sinar putih ke sebuah prisma, maka akan terjadi penguraian sinar itu menjadi beberapa warna seperti pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.  Atau disekolah dahulu dihafal dengan  sebutan MeJiKu, HiBiNU, ketujuh warna itu tidak mutlak karena masing-masing warna itu mempunyai variantnya masing-masing, merah jingga, kuning kehijauan, biru ungu dll hingga kita akan mendapat warna baru yang tak terhingga macamnya. Pada televisi zaman sekarang cukup memakai RGB (red green blue) dan dalam fotografi memakai Margenta, Yellow dan Cyan, sebagai warna pokok. Dengan tiga warna pokok itu dapat dibuat macam-macam warna, membuat gambaran sesuatu yang hidup dan alami. 
Pada zaman foto masih pakai film, gambar yang terekam dalam film itu warna komplimennya, merah menjadi hijau, kuning menjadi ungu dsb. Ini sangat membingungkan. Film tsb disebut negative, kalau disinari sinar putih dan dicetak pada kertas foto maka akan terjadi warna aslinya pada kertas foto itu. Dahulu jendela kereta api diberi kaca berwarna hijau muda, pada suatu kesempatan kacanya dapat dibuka dan terlihat pemandangan diluar sana. semuanya terlihat kemerah-merahan. Ini juga suatu efek komplimen dari warna.
Bagaimana warna-warna diatas dapat sampai ke saraf mata kita, ini tidak lepas dari teori gelombang elektromagnetik yang sekali dibentuk akan jalan terus tidak menyusut. Sinar putih yang merupakan gabungan sinar-sinar diatas jika sampai ke banda merah, gelombang sinar merah saja yang dipantulkan sedang sinar lain diserap dan menghilang, gelombang sinar merah itu (0,00007cm )masuk melalui mata kesensor saraf kita dan berkesan warna merah. Demikian juga pada benda berwarna biru yang dipantulkan hanya gelombang 0,00004cm saja dan terkesan warna biru. Setiap warna dari warna pelangi diatas mempunyai gelombang sendiri-sendiri. Sensor mata kita tidak dapat melihat gelombang elektromagnetik yang lebih kecil dari pada 0,00004 cm atau lebih besar dari pada 0,00007 cm. Gelombang yang lebih kecil disebut gelombang sinar ultra violet, yang lebih besar disebut sinar infra merah, keduanya tidak dapat dilihat mata, ultra violet dapat membunuh kuman sedang infa merah dapat menghasilkan panas. Kalau benda yang kita lihat itu tidak dibawah sinar matahari (putih) tapi dibawah sinar lampu kuning, ditoko atau di mall misalnya, warnanya jadi lain hingga kita sering terkecoh.
Gelombang elektromagnetik dari warna tersebut, sebelum masuk ke mata kita berjalan melalui udara, kalau udaranya bersih dan jaraknya dekat,tidak akan ada efek apa-apa. Tapi kalau jaraknya jauh misalnya gunung yang aslinya itu berwarna hijau, yang karena pohon atau hutan yang tumbuh diatasnya berwarna hijau, tapi kalau dari jauh gunung itu warnanya biru. Kalau dikota besar yang udaranya berpolusi jarang kita melihat langit yang biru cerah, tapi jika kita kepuncak selain udaranya segar pemandangannya indah langitnya-pun berwarna biru cerah mengagumkan.
Berkat adanya atmosfer yang melindungi bumi kita, langit itu dapat berwarna biru cerah, kalau tidak langit itu berwarna hitam bagaikan malam hari dan bintang bintang juga dapat terlihat meski disiang hari bolong. Oleh atmosfer warna warna lain dari sinar putih matahari diserap hanya warna biru saja yang lewat sampai ke mata kita. Lain lagi kalau pagi dan sore hari langitnya berwarna merah ini karena warna putih dari matahari menempuh atmosfer dan sampai ke mata kita relative lebih jauh, hingga bukan biru tapi merah.
Bukan saja media udara yang dapat mengubah gelombang warna, tapi mata kita sendiri dapat mengubah warna. Pada penderita katarak yang lensanya ditumbuhi semacam kapur, warna yang ditangkap juga lain meski tidak terlalu banyak. Ini terasa sekali waktu sehabis dioperasi, melihat televisi dan dunia menjadi sangat indah. Lain lagi kalau penderita bawaan yang buta warna, warna yang diterima hanya warna hitam dan putih, tapi tetap dapat membedakan gradasinya seperti kita melihat foto hitam putih yang cukup indah juga.
Peristiwa apa lagi, kalau pagi atau sore hari, matahari atau bulan terlihat lebih besar dan kemerahan? Kembali karena atmosfer yang mengelilingi bumi kita ini. Tinggi atmosfer kita selalu sama dari permukaan bumi, atau dengan lain perkataan atmosfer itu juga suatu bola sama dengan bumi kita. Pada pagi hari kita melihat secara horizontal, berarti  kita ada ditengah-tengah bola atmosfer tersebut. Jadi kalau kita secara horizontal memandang matahari berarti melihat matahari melalui setengah bola atmosfer itu,  dan ini sama juga memandang melalui lensa cembung. Efek dari ini tentu saja sama dengan melihat memakai kaca pembesar.
Gelombang elektromagnetik itu rupanya suatu gelombang yang universal mencakup banyak hal, meski kita tidak tahu hubungannya satu dengan yang lain, tapi yang jelas gelombang warna hanya sebagian kecil saja dari gelombang elektromagnetik tersebut.
Tatang J. Iskandar

Senin, 24 Oktober 2016

SAKURA, MEI HUA, dan PERSIK  (樱花,梅花,  桃花)
Kalau suatu pohon penuh dengan bunga dan tanpa daun sama sekali, memang sangat indah sekali, layaknya dalam dunia khayal atau dongeng.
Didaerah yang mempunyai 4 musim, diakhir musim salju pohon-pohon biasanya kering tinggal carang-carangnya saja. Ada beberapa jenis pohon menjelang musim semi, tidak mengeluarkan tunas daun tapi bunga terlebih dahulu, hingga seluruh pohon menjadi penuh dengan bunga. Setidaknya ada 3 jenis pohon yang mempunyai sifat ini ialah: SAKURA, MEI HUA dan PERSIK umumnya bunganya berwarna pink tapi ada juga yang putih, kuning, ungu bahkan merah tua. Kelopak  mahkotanya umumnya 5 lembar tunggal, tapi ada juga yang rangkap, atau besusun. Agak susah membedakannya tapi dari buahnya sangat berbeda, satu dengan yang lain. Sakura atau Cherry nama buahnya, bundar kecil berwarna merah, Mei Hua atau Plum buahnya lebih besar dan Persik( Tao Hua), Peach nama buahnya paling besar.
SAKURA Orang Jepang sangat mengagumi bunga Sakura ini, sebelum bunganya mekar mereka sudah siap-siap bersama keluarga dan teman-teman bekemah di kebun itu. Bersuka-ria bersama sambil menikmati mekarnya bunga itu. Mekarnya bunga itu tidak sekaligus, tapi berangsur-angsur dimulai dari selatan yang hawanya lebih dahulu hangat, baru ke utara. dimulai dari Fukaoka, Hiroshima, Kyoto, Tokyo, dan Osaka. Mengagumi bunga sakura ini memang khas Jepang, karena dimulai dari kaisar Meiji, yang senang bereksperimen menyilangkan beberapa jenis bunga sakura, hingga didapat bunganya yang indah, tapi buahnya tidak enak dimakan. Untuk konsumsi buahnya mereka rela import darii California. Di Amerika dan Negara lain juga ada bunga sakura tapi tidak sepopuler di Jepang, bahkan mereka juga mengadakan Cherry blossom festival tapi tidak seantusias Jepang, masih ingat lagu jadul yang dinyanyikan oleh Pat Boon, “Cherry pink and apple blossom white” pada tahun 60-an.
MEI HUA Yang serupa dengan sakura, yang banyak tumbuh di bagian selatan China terutama di Taiwan. Mei hua menjadi hiasan umum diwaktu perayaan Tahun baru Imlek. Dinyanyikan “semakin dingin semakin mekar, bunga Mei Hua-ku, dialah bunga Negara-ku”. Di China, para senimanlah sebagai  pengagum utama Mei Hua, mereka membuat lukisan-lukisan, ornament tanaman di-pot dsb dari  Mei Hua. Buah Mei (plum) sebaliknya sangat disukai, dan banyak dimanfaatkan, baik sebagai makanan maupun obat. Kita kenal disini manisan kering  Oh Bwe (Plum yang hitam dalam bahasa Hokian) atau Kiam Bwe  (Plum yang asin atau Kam Moy dalam bahasa Haka).
TAO HUA, Bunga PERSIK, PEACH blossom,  banyak tumbuh disekitar provensi  Hunan, ada Tao Hua Yuan, yang ada prasasti dari kunjungan kaisar Kian Liong. Tapi yang lebih popular lagi dari dongengnya  bahwa ada suatu perkampungan disuatu pulau yang ditumbuhi  banynak pohon persik, rakyatnya hidup makmur, berkecukupan, tentram damai dan berumur panjang, tapi terisolir dari  dunia luar. Ini diceritakan ada seorang nelayan yang nyasar ketempat itu, meskipun sangat merasakan nikmatnya tinggal disitu berapa lama kemudian kangen pada kampong halamannya.  Waktu pulang dia coba membuat tanda-tanda sepanjang perjalanan, supaya nanti dapat kembali lagi. Tetapi waktu kembali dari kampungnya, tanda-tandanya sudah hilang semua dan tidak ditemukan lagi perkampungan itu. Dongeng ini disadur pula dalam cerita silat bahwa pulau itu dihuni oleh Oey Yok Su dan putrinya  Oey Yong dan Kwee Ceng terjebak dan nyasar dipulau yang lebat dengan pohon persik itu.
Kita di daerah tropis, tidak dapat menikmati ketiga bunga diatas, tapi kita punya pohon FLAMBOYAN,  pohonya besar bunganya merah  dapat juga berbunga serentak hingga seluruh pohon terlihat sebagai bunga merah. Sedang pohon BOUGENVILLE, yang lebih kecil, dan tahan hidup didaerah kering juga mempunyai bunga yang berwarna ungu, pink, putih dan kuning.  Diakhir musim panas daunnya dapat rontok semuanya dan ketika disiram air, bunganya yang keluar serentak.  Bougenville banyak ditanam dalam pot, atau dibuat bonsai, atau distek hingga  satu pohon dapat berbunga 2 atau 3 macam.
Tatang J. Iskandar

Minggu, 02 Oktober 2016

JAM
Dalam kehidupan manusia JAM itu sangat penting, dan secara internasional harus disepakati bersama. Maka ditetapkanlah di Greenwich, Inggris, sebagai jam 0, Negara-negara atau kota-kota lain, mengikuti menjadi + atau – berapa sesuai letaknya dibumi ini. Indonesia menjadi +0,700 GMT (maksudnya WIB). Kita disini juga harus saling mencocokan jam kita masing-masing, kalau tidak janji dengan orang jam 09.00 nanti datangnya jam 09.30. Pemerintah dahulu memberi patokan dengan memutar telepon 102 maka akan dijawab “jika gong berbunji waktu akan menunjukan pukul ……….wib” Dengan demikian kita cocokan semua jam dirumah, jam dinding, jam kamar dan jam tangan dengan waktu yang kita dapat itu. Sayangnya sudah beberapa tahun lalu, jika kita putar nomor tersebut tidak dijawab atau sedang sibuk. Bingung mengenai hal ini, tanya sana dan tanya sini, ternyata saya yang ketinggalan zaman. Sekarang ini hampir tiap orang mempunyai computer atau setidaknya handphone, kalau kita set gadget itu pada posisi AUTO, maka dengan sendirinya lewat internet menunjukkan waktu setempat yang mengacu GMT.  Jadi rupanya servis telkom itu, bersama saudaranya TILGRAM sudah bangkrut.

Pada zaman dahulu bagaimana orang menentukan waktu, mungkin yang paling masuk akal pasti jam 12 siang, karena pada waktu itu matahari pas diatas kepala kita, atau kalau yang tinggal diutara atau selatan pada titik tertinggi (kulminasi) (kalau dilihat bayangan dari sebuah tongkat yang tegak lurus.) Tapi yang patut dipuji ialah penemuan Jam dari orang Swiss. Dengan mengatur gigi gigi yang dijalankan oleh sebuah per, membuat jarum detik berputar. Setiap jarum detik berputar satu putaran, jarum menit bergerak satu strip, dan selanjutnya setiap jarum menit bergerak satu putaran jarum jam bergerak satu stip, dst-nya. Yang mengkagumkan bagaimana suatu per yang jika diputar pada awalnya akan cepat jalannya dan makin lama makin kendor dapat diatur supaya konstan. Dibuat gigi lagi yang gerakannya hanya kekiri dan kanan, dan digerakkan oleh per lain lain yang halus, disebut per rambut.  Belum selesai sampai disini karena gigi-giginya kecil dan as-nya juga kecil maka gampang haus. Maka pada zaman dahulu ada jam yang mahal memakai tumpuan as-nya dengan  batu mulia. Yang mahal sampai memakai 21 batu, yang murahan dengan 10 batu atau 2 batu bahkan tanpa batu.
Disamping beredarnya jam-jam yang mewah akurat, ada juga yang membuat Jam otomatis yang didalamnya ada bandul jika dipakai atau digerak-gerakkan maka bandulnya akan membantu memutarkan per-nya. Tetapi jika didiamkan atau tidak dipakai jamnya juga mati.
Sejalan dengan kemajuan elektronik, ada  bebrapa macam Kristal, mempunyai sifat yang khas selalu bergetar dengan konstan tanpa henti atau jedah pada frequency tertentu. Gejala alami yang tak terlihat kasat mata ini, dimanfaatkan untuk dibuat suatu jam. Dari getaran sekian ribu getar per detik secara elektronik tidak terlalu sulit untuk diperlambat menjadi 1 getar per detik misalnya, lalu menghidupkan angka digital layaknya sebuah kalkulator, tapi setiap 60 detik naik ke menit, dan 60 menit jadi jam. Jam ini hanya butuh satu batrei kecil tak butuh gigi-gigi dan harganya jadi murah sekali.  Sayang jam digital in kurang popular dan orang masih merindukan jam yang pakai jarum.
Para produsen Jam, memanfaatkan situasi ini, dengan menambah gigi-gigi untuk menggerakkan jarum jam, dan memakai Kristal sebagai sumber/pengatur gerak, umumnya memakai Kristal quartz.  JAM yang seperti inilah yang bertahan sampai sekarang.  Tombol pemutar per masih tetap ada tapi hanya untuk mencocokkan waktu saja.
Masalah JAM selain untuk melihat waktu juga merupakan fashion dan gengsi, jam-jam yang  sudah punya nama meski dengan harga mahal tetap disukai dan beredar.
Tatang J. Iskandar                                                              


Kamis, 29 September 2016

BAN SAI

“Ban sai” dalam Bahasa Jepang, atau “Wan Sui, wan sui, wan wan sui” (万岁,万岁,万万岁) dalam Bahasa Mandarin sebagai ucapan selamat panjang umur atau doa bagi yang dimuliakan.  Tentunya tidak cukup kalau hanya sekedar umur panjang, yang penting suasana skelilingnya juga harus mendukung.

Dalam ceritanya James Hilton,”Lost Horizon” ada suatu tempat, suatu lamasery dipegunungan Himalaya, dengan nama SANGRI-LA,(香格里拉) dimana rakyatnya hidup tentram damai, kecukupan dan panjang umur, terisoler dan tidak ada akses kedunia luar. Ceritanya Hugh Conway, seorang diplomat Inggris mengungsi dari Pakistan, tapi pesawatnya dibajak, celakanya pesawat tersebut crash dikaki pergunungan Himalaya. Hugh Conway serta 3 orang lagi selamat dan dapat ditolong ke Lamasary di Sangri-la. Dalam lamasary ini kehidupan tentram damai dengan peralatan cukup modern dipimpin  oleh High Lama, Perrault (300 th) seorang missionary asal Norwegia, yang sudah beralih agama.  Disamping itu ada Lo Tsen, seorang Mancu pemain harpa, umurnya diperkirakan sekitar 30-an, tapi ternyata sudah berumur 60 tahun.  Setelah hidup beberapa lama di Sangri-la, Bernard salah seorang temannya Conway, ternyata dia seorang buronan polisi, dan mulai tidak betah, dan membujuk lainnya untuk keluar dari Sangri-la. Pada suatu hari ada rombongan ekspedisi yang lewat, tidak disia-siakan oleh Bernard, sedang Conway yang masih ragu-ragu, menyusul kemudian bersama Lo Tsen.  Ditengah perjalanan diterpa badai salju, Lo Tsen meninggal, dan yang mengejutkan mayatnya menjadi nenek-nenek yang sudah keriput. Dalam perjalanan selanjutnya mengalami badai lagi dan Conway pingsan dan waktu sadar sudah berada dirumah sakit di Chung Qing China. Ternyata Conway setelah sadar, hilang ingatannya dan dirawat oleh seorang dokter ilmu jiwa dan dapat pulih kembali dan dapat menceritakan kembali pengalamannya.
Cerita Sangri-la ini dirasakan seperti cerita sungguhan dan orang coba mencari bukti dimana sebetulnya letak Sangri-la itu. Menurut China itu letaknya di pergunungan Kun Lun sebelah baratnya Himalaya karena Conway dirawatnya di Chung Qing China. Sedang pihak barat mengatakan itu letaknya di Bhutan, Nepal karena Lamasary dan istiadat rakyatnya paling mirip.

Diluar cerita Sangri-la, di China ada dua desa yang penduduknya , banyak yang berusia diatas 100 tahun, desanya terpencil dan bernama Dan Ba (丹巴) dan Ba Ma (巴马) mereka hidup sederhana tidak tergantung pada dunia luar, yang dimakan biasanya tumbuh-tumbuhan hasil kebun sendiri, juga yang sudah tua masih mencangkul memikul kayu bakar dan aktivitas fisik lainnya. Mungkin hanya setahun sekali makan daging ayam hasil peternakan sendiri. Ada lagi desa yang pemandangannya indah sekali namanya Zhong Dian (中甸),sejak tahun 2001 resmi diubah namanya jadi Xiang Ge Li La (香格里拉)

Suasana tentram damai saja tidak ada artinya jika tidak disertai perasaan hati didalam.

Song Mei Ling (宋美齡) madame Chiang Kai Sek,(lahir 5 maret 1897) mengikuti suami hijrah ke Taiwan, waktu itu berumur 52 tahun, tidak mempunyai anak dan dengan anak tirinya Chiang Chin Kuo beda 13 tahun. Sebagai first lady kehidupannya aktif sekali terutama hubungannya dengan Amerika, karena ia almamater dari universitas di Amerika. Dia juga aktif mengorganisasi kelompok “Meyerbu kembali ke daratan” (反攻大陆) dan lain-lain. Ketika kesehatan Chiang Kai Sek sudah menurun pada tahun 1969 dan mengalami kecelakaan mobil, apalagi waktu itu RRC berhasil meluncurkan satelit maka lepaslah harapan “menyerbu kembali daratan” Sejak itu perhatiannya hanya ditujukan memelihara suami dan keluarga. Setelah Chiang Kai Sek meninggal karena gagal jantung, pada tahun  1975,   dia pindah ke Locust Valley, Long Island, Amerika dan menetap disana. Tidak mau aktif dengan kegiatan luar, dan waktu diwawancarai wartawan selalu menjawab tidak ada kesan apapun yang menarik untuk diceritakan. Kehidupan selanjutnya ialah aktif digereja, terutama dalam bidang pelayanan. Terakhir muncul ditempat umum ialah kunjunganya ke-pameran lukisan dan sudah berumur 103. Pada tahun 2003 , Oktober 23 meninggal dunia pada usia 106 tahun.


Lain halnya dengan ratu Elizabeth II Inggris, kebutuhan fisik pasti tidak ada masalah, masalah kejiwaan juga mungkin dapat mengatasi, buktinya 6 Februari 2012 dapat merayakan Jubilee Berlian (60 tahun) penobatannya, dan juga record ada foto-fotonya, beraudiensi dengan 11 presiden Amerika, dari Eisenhower, John Kennedy sampai George W. Bush dan Barrack Obama.

Yang tidak kalah pentingnya ialah harus olah raga. Dengan olah raga kesehatan fisik dapat dipertahankan bahkan diperbaiki. Berikut ada beberapa foto atlit/seniman  yang panjang umur, serta komentarnya.

-Yvone Dowlen (88 th) pemain skate tua: “ As you grow older, if you don’t move. You won’t move.”
-James Henry Arunda (96th), penulis:”I said, if he can do it, I’m gonna try.)
-Margaret Hagerty (91th), old guiness world record holder:”Trash self-doubt. Dare to be yourself.)
-B.B.King pemusik,(89th) :”I never use that word, Retire”
-Ardith Bruce (84th)  old barrel racer :” Why stop doing what you love ?”
-Phyllis Sues (91th), peyoga tua, penari, penulis, penyanyi, musisi, artis trapeze:” I listen, I love and Iive. Your body knows what to do your mind gets in the way”  
-Dr Charles Eugster (94 th) world masters rowing champion:”We have confused illness with the prosess of aging, which can be thoroughly healthy. Ilness is not a necessary part of aging”
-Ida Keeling (99 th):”Eat for nutrition. Not for taste.  Do what you need to  do. Not for what you want to do and don’t leave out your daily exercise love yourself.”
-Constance Reeves (102 th) cowgirl tua : “you just don’t let that rocking chair take over. You get up and go even if you don’t want to “
-Jack West,(107 th) : “ I quit drinking at 90 but I have a couple shots of Jack Daniel’s twice a week for medicinal purposes.”
-Staimatis Moratis(102 th) : “ It’s the wine I drink it with my frends”
-Vola Smith (100 th) : ” My keys to longervity ? Druming, wine and reading.”





KESIMPULAN Suasana dalam hati kita lebih penting dari pada ketentraman sekeliling kita.  Berbuat baik dan membuat orang lain senang, terutama terhadap mereka yang membutuhkan, bukankah itu kita juga akan membuat hati kita ikut senang. Yang lebih penting lagi ialah lakukan olah raga meski yang sifatnya ringan sekalipun dan lakukan kegiatan yang memerlukan pemikiran, jangan supaya otak kita males berpikir dan istirahat. Mengenai kesehatan ikutilah nasehat dokter, janganlah makan berlebihan, stop sebelum kenyang. Kelebihan makan itu merupakan beban bagi kerja organ tubuh kita, biarlah organ tubuh kita juga diberi kerjaan yang ringan dan cukup istirahat.

Tatang J. Iskandar

Selasa, 20 September 2016

ANTIBIOTIK
Kata Antibiotik yang berarti anti kehidupan, kedengarannya seram sekali, tapi ini mungkin salah kaprah pada awal ditemukannya antibiotik tersebut. Pada zaman dahulu tidak ada obat yang dapat diminum dan dapat membunuh kuman. Yang ada hanya obat luar untuk  membunuh kuman pada luka yang memborok, itupun biasanya dipakai obat yang bersifat racun supaya bakterinya mati, misalnya arsen, merkuri dll. Sampai ditemukannya suatu saat, zat warna Protonsil rubrum, yang ternyata zat yang terkandungnya ialah senyawa Sulfa, yang dapat menipu bakteri hingga tidak dapat mengambil PABA (Paraamino Benzoic Acid) zat yang sangat dibutuhkan untuk berkembang biaknya bakteri tersebut, alias mandul. Sehingga 3–5 hari kemudian, (seumurnya bakteri) tidak ada lagi bakteri yang hidup. (lih. Blogspot: Cibazol) Juga secara kebetulan dalam penelitian bakteri pada cawan petris, (biasanya satu bakteri dapat berkembang menjadi 1 koloni yang dapat dilihat mata), ada sejenis jamur, Penicilinium dalam cawan petris tersebut yang sekelilingnya selalu jernih, dengan lain perkataan tidak ada kehidupan disekitar Jamur tersebut. Inilah awal ditemukannya Penicilin, dan juga istilah Antibiotik dipakai, bukan berarti anti kehidupan bagi sel tubuh kita tapi hanya pada bakteri saja. Yang menemukan ini ialah Alexander Fleming pada tahun 1929, tapi baru tahun 1942 dapat diproduksi sebagai obat.
PENISILIN menjadi sangat populer karena bukan saja sebagai obat luar, tapi sebagai obat dalam. Berbagai penyakit karena infeksi selalu diberi Penisilin, baik sebagai tablet oral maupun injeksi. Sampai suatu saat diketahui ada orang yang alergi dan tidak tahan terhadap Penisilin, merah-merah kulitnya dan gatal-gatal sekujur badan bahkan sampai ada yang pingsan dan terjadi anafilatic shock. Pemakaiannya menjadi terhambat, harus lebih hati-hati apakah pasien tersebut, punya riwayat tidak tahan terhadap Penisilin tidak. Dicari dan ditemukan lagi kemudian senyawa yang mirip Penisilin, ialah Ampisilin dan Amoxisilin, ternyata meski kerjanya lebih baik tapi ”kerja ikutannya” sama saja.
Golongan penisilin ini disebut golongan Beta lactam, karena rumus bangun kimianya selualu mengandung gugus beta lactam, ialah segi empat benzene tapi satu sudutnya mengandung NH dan C disbelahnya (beta) mengandung =O, Senyawa ini dapat merusak dinding sel bakteri dan mengacaukan metabolismenya hingga bakteri itu mati. Masih dicari senyawa beta lactam lain misalnya, Sephalosporin dan lain-lain, tapi efek samping yang menyebabkan alergi itu tetap sama saja. Pemerintah akhirnya memberi ketentuan, dari pada obat-obat lain yang diproduksi pabrik itu ikut menyebabkan alergi, produksi obat beta lactam harus dilakukan terpisah total, gedung dengan peralatannya, sistim air dan sirkulasi udara, orangnya dan tempat makannya terpisah total, juga harus mandi dan ganti baju dahulu sebelum keluar ruangan.
Kalau Penisilin dibuat dari jamur, suatu harapan baru ditemukannya antibiotik yang full sintesis, Chloramphenikol kekal dan tidak gampang rusak, bahkan larutannya dalam air (suspensi) juga stabil tidak mudah terurai. Maka booming-lah pemakaiannya hampir semua infeksi diberi terapi dengan Chloramphenikol, dipelopori oleh pabrik Carlo Erba yang membuat Kemicetin syrup, hampir semua pabrik farmasi di Indonesia membuat Chloramphenikol syrup. Belakangan baru disadari bahwa Chloramphenikol ini yang paling cocok hanya untuk bakteri gram negative, atau paling cocok untuk Thyphus. Demikian senyawa keturunannya, Thiamphenicol sama saja hanya lebih kuat kerjanya. Yang meresahkan lagi golongan ini mempunyai kerja ikutan Aplatis Anemia.
Mendambakan antibiotik yang broad spectrum, maksudnya anti segala macam bakteri,ditemukan-lah TETRACYCLIN yang setengah sintetis. Disebut Tetracyclin, karena dalam golongan ini selalu mempunyai rumus bangun kimianya ada 4 lingkaran benzene (6 atom C yang berlingkaran) yang begandengan. Pemakaiannya sangat menjanjikan. Bahkan keturunannya Doxycyclin kerjanya sangat kuat, hari pertama 2 kapsul sekali gus, hari berikutnya cukup 1 kali 1 capsul saja.  Tapi golongan ini pun ada kerja ikutannya yang tidak enak, gigi dan kuku menjadi kuning yang permanen.
Pencarian antibiotik baru, sesuai kebutuhan, berkembang terus, selain golongan diatas ada golongan Aminoglycosida, misalnya Kanamycin, neomycin,streptomycin dll. Juga golongan Makrolide, misalnya Erythromycin, Roxythromycin, dll. Karena tidak ada antibiotik yang universal dapat membunuh segala macam bakteri, hingga harus bergantung pada pengalaman para dokter, antibiotik mana yang paling cocok untuk penyakit apa.
Terakhir pada tahun 1987 ditemukan Cyprofloxacin, awalnya sangat menjanjikan, karena dapat mengobati penyakit gonorrhea dengan dosis tunggal, hanya satu kali, berarti cespleng. Tapi perkembangan seterusnya terhadap penyakit lain, harus pilih-pilih, bergantung pada pengalaman dokter lagi. Meski inipun berkembang keturunannya seperti Norfloxacine, Ofloxacine dll.
Sekian banyak antibiotik yang tersedia sekarang, tapi bukan saja ada perbedaan sedikit sedikit satu sama lain, tapi tanggapan tubuh pasiennya juga berbeda-beda. Tapi yang penting cara pakainya harus konsiten, jangan sehari makan dan sehari tidak, ini akan membuat kesempatan bakterinya membuat zat anti, hingga antibiotiknya tidak dapat menembus dinding sel bakteri, dan bakterinya selamat. Dengan lain perkataan bakterinya menjadi kebal.
Tatang J. Iskandar

Selasa, 12 Juli 2016

TIONGKOK

Pemerintah telah resmi mengubah kata “CINA” menjadi “TIONGKOK” tetapi Cina juga berarti “TIONG HOA”.  Dalam pemakaiannya kita harus memilih kapan memakai Tiongkok dan kapan memakai Tiong hua. Untuk nama negerinya resmi mereka memakai 中华民囯  Negara rakyat Tionghoa untuk Taiwan, sedang NegaraTiongkoknya sendri  memakai  中华人民共和囯 Negara rakyat bersama (komunis) Tiong Hoa, hanya kalau menyebut negaranya sebagai subject baru menyebut Tiongkok (中囯) Yang sulit lagi kalau nama “ cina”-nya sudah terbiasa digunakan misalnya  daerah “Pecinan” (china town) yang banyak dimana mana di Indonesia, menjadi janggal kalau diganti menjadi per- tiong hoa- an. Kalau kue Cina, sudah ada gantinya ialah kue keranjang, pete Cina diganti pete selong, atau lamtaro meski  rasanya agak canggung, tapi kalau pacar Cina kayanya belum ada penggantinya.

Kata “Cina”-nya sendiri artinya tidak  seburuk atau mengejek seperti yang kita bayangkan, hanya saja pada suatu masa memang ada konflik dengan etnis lain yang menyebutnya  dengan aksen yang mengejek hingga berkesan penghinaan. Asal  katanya sendiri mungkin dari CHINA yang dipakai oleh sebagian besar Negara dunia, bahkan Jepang juga menyebut shina.  Ingat lagu shina no yoru, China diwaktu malam.


Dinasti Qin  (202 BC – 206 BC) dengan rajanya kaisar Qin Shi Huangdi telah berhasil me-ngalahkan 6 negara lain dan membuat Tiongkok menjadi negara kesatuan pertama  dibawah kekuasaannya, dan dikenal oleh dunia barat. Inggris menyebutnya sbg China,  Prancis: Chinois, Italia: Cina, Belanda: China dll. Kaisar Qin banyak menghasilkan karya-karya besar antaranya menyambung nyambung tembok besar yang memangnya sudah ada tapi sepotong-sepotong itu, hingga terhindar dari serangan bangsa Hunt (Xiong nu ) dari utara, yang pandai berperang dengan naik kuda. Kaisar Qin juga membuat jalan jalan hingga memudahkan transportasi tentara atau makanan, juga memperbaiki dan membakukan alat ukur dan takar juga  menyempuranakan aksara.  Disamping itu kaisar Qin juga terkenal sangat keras dan kejam, juga membakar semua buku-buku ajaran Kong Hu cu. yang merupakan dasar kebudayaan, falsafah, pandangan hidup  sehari-hari. Juga membunuh pendeta serta pengikut-pengikut-nya. Didalam negeri sendiri sebutan Qin atau China tidak popular, mereka lebih suka disebut bangsa Han dari dynasti berikutnya dinasti Han  (206 BC – 221 AC). Negara barat rupanya sedemikian menyanjung Qin Shihuang, meski ada perubahan zaman tetap memakai Negara Chin atau China untuk Tiong Kok, pada hal rakyatnya sendiri tidak suka dan dendem pada kaizar Qin yang kejam, terutama pembakaran buku-buku ajaran Kong Hu Cu itu. Dinasti Han yang bekuasa lebih dari 400 tahun sedang dinasti Qin hanya 15 tahun saja. Wilayah kekaisaran Han jauh lebih besar dari pada wilayah kekaisaran Qin, sedang rakyatnya yang terdiri dari banyak suku, 94% diantaranya ialah suku HAN, sisanya terdiri dari lebih 50 macam suku minoritas yang tinggal dipinggiran Tiongkok. Antaranya suku Monggol, suku Hui yang beragama islam, suku Miao dll. Orang Tiong Hua diperantauan juga dengan bangga menyebut dirinya bangsa Han.



Runtuhnya dinasti Han, pada tahun 221, terjadilah perpecahan politik ialah zaman Sam Kok (220 – 254)三国,Jin (265 – 317)晋,Dinasti Utara Selatan (317 – 581) 南北朝 dan baru pada dinasti Sui (581 – 618) 隋,Tiongkok dipersatukan kembali, dan pada zaman ini dibangun kanal buatan yang menghubungi Beijing dan Hangzhou sepanjang 1,794 km dan melancarkan hubungan ekonomi dan kebudayaan utara dan selatan. Ini melewati 6 provinsi, dan 4 sistim perairan, ialah sungai kuning, Yangtze, Huai dan Qiantang .  Kanal ini sebetulnya sudah dimulai dari tahun 486 BC yang berarti tertunda 1,779 tahun. Kanal ini pembangunannya masih diteruskan dengan tahap ke-3 yang dimulai lagi pada zaman dinasti Yuan (1271 – 1368).



Dinasti Sui hanya berlangsung 37 tahun, yang diteruskan  oleh dinasti Tang (618 – 907) yang dapat bertahan sampai sekitar 300 tahun. Kaisar pertama Li Shi-min (李世民) yang bergelar Tang Taizong(唐太宗)selain mempersatukan Tiongkok juga menaruh perhatian pada wilayah selatan, yang sekarang  provinsi Guangdong, Guangxi, Fujian, dan Zhejiang.  Nama Tang, terutama didaerah itu menjadi sangat popular dan efeknya juga untuk rakyat yang diperantauan, seperti di Indonesia kita disini. Orang Haka menyebutnya Tong Nyin (唐人) sedang orang Hokian menyebutnya Teng Lang dan orang Khonghu Thong Yan. Dalam dinasti ini Negara makmur dan damai, dan banyak mengalami kemajuan disegala bidang terutama kebudayaan dan agama. Ingat cerita She-yu (西逰記)dengan Sun Gokong-nya yang lucu meski itu suatu dongeng, tetapi memang ada menjalin hubungan dengan India (mengambil kitab suci di India). Juga cerita Shi Jinkui (薛仁貴) menyerbu ketimur suatu karya budayawan waktu itu. Juga penyair terkenal bermunculan, Li Taibai (李太白) misalnya diwaktu itu.  


Ada suatu fenomenal lagi pada zaman dinasti Tang ini ialah adanya kaisar wanita pertama dan satu-satunya, ialah Bu Zhektian (武则天). Banyak mengalami kontroversi antaranya dengan segala cara dari seorang selir dapat naik hingga mencapai tujuannya menjadi maharani atau raja wanita, termasuk membunuh anaknya sendiri, kawin berkali-kali, hingga dari sudut agama sangat dikutuk. Tapi juga dia berhasil mengumpulkan orang orang cerdik pandai dan mendapat penemuan-penemuan baru hingga Negara menjadi lebih makmur.

Berakhirnya dinasti Tang, terjadi lagi perpecahan menjadi negeri kecil-kecil dan baru tahun 960 terbentuk dinasti Song () (960 – 1279) yang menyatukan lagi daratan Tiongkok, tapi dipertengahan itu ada perpecahan hingga dalam sejarah disebut ada Song Utara (960 – 1127) dan Song Selatan (1127 -1279).

Dinasti Song diteruskan oleh dinasti Yuan () (1271 – 1368) seluruh Negara dipersatukan lagi tapi oleh bangsa monggol dan wilayah kekuasaanya keselatan sampai Yunan, ke barat sampai India, Persia, Timur Tengah bahkan sampai Eropa Timur. Pada masa ini pula Tiongkok kedatangan bermacam-macam bangsa dari tempat jauh, seperti pemeluk agama Islam, Yahudi, Kristen dan Buddha. Marco Polo waktu itu juga datang  ke Tiongkok dan tinggal selama 15 tahun.  Ketika Kubilai Khan menjadi kaisar dinasti Yuan ini juga menyerbu ke Nusantara, antaranya memberi pelajaran pada Kartanegara yang tidak memberi upeti tahunan dan menyerbu kepulau Jawa (1309). Wilayah kekuasan Yuan diakui paling luas didunia, tapi karena penguasaannya kurang efektif akhirnya banyak yang lepas lagi.

Zhu Yuanzhang (朱元璋) seorang petani berhasil menggulingkan dinasti Yuan, dan mendirikan dinasti Ming ()(1368 – 1644). Perdagangan luar negeri ditingkatkan dan pada tahun 1405 seorang kasim islam dari Yunan Zheng He (郑和) (laksamana Cheng Ho) ditugaskan memimpin 300 buah kapal dengan 27.000 personil menjelajahi 7 kali ke asia tenggara, antaranya ke perairan nusantara, antaranya ke Semarang.

Dinasti Ming dapat bertahan 276 tahun yang akhirnya direbut oleh bangsa Manchu dari Manchuria dan mendirikan dinasti Qing  (1644 – 1911) Tiongkok dipersatukan kembali. Inggris coba membuat hubungan diplomatis dan perdagangan tapi ditolak. Orang Portugis menyelundupkan candu, dan perdagangannya makin lama makin banyak. Terjadi perang candu (1839 – 1842) juga pemberontakan Tai Ping (1853 – 1864), dan revolusi yang diprakarsai oleh Sun Yat Sen disebut Xin Hai Geming (辛亥革命) (revolusi 1911).dan berhasil mendirikan suatu Negara republic.

Kesimpulan : Apakah artinya sebuah nama, boleh saja Jepang mengatakan bahwa Kaisarnya itu keturunan matahari, hingga negaranya disebut Jepang yang dalam bahasa mandarinnya Ri Ben (日本)(Je Pun dlm bhs Ho Kian). Adipati Karna anak hasil selingkuhan Kunti dengan Batara Surya, sebelum punya anak pendawa lima, meski dengan dalih persalinannya tidak melalui alat kelaminnya, dan masih tetap suci. TiongKok yang 94 % rakyatnya terdiri dari suku Han, sedang sekelilingnya suku-suku minoritas yang kebudayaannya dianggap masih tertinggal, maka suku Han yang umumnya tinggalnya ditengah-tengah  menamakan negaranya pusat dari segala-galanya atau Negara Pusat (中国)Tiong Kok.

Tatang J. Iskandar

新年快乐 HAPPY NEW YEAR Tahun anjing, 2569 imlek. Ini berarti, menurut perhitungan kalender bulan (imlek), hari ini sudah 2569 tahun sejak ...